Berita Sepakbola Terbaru Nasional dan Internasional

Berita Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia dan Nasional Terbaru

Piala AFF 2000, Mimpi Buruk Tim Merah-Putih

timnas-indonesia

Timnas Indonesia yang telah berhasil hingga ke babak final Piala AFF 2000. Tim Indonesia juga sudah sangat baik untuk bisa manggung kembali di Piala AFF 2000, namun harus merasa was-was karena harus menghadapi Thailand. Tim Thailand sendiri sudah sering kali mengalahkan Indonesia di kancah persepakbolaan di masa lalu.

Kilas balik ke tahun 1998, Indonesia yang kala itu sempat menanggung malu karena gol bunuh diri yang dilakukan pemain Indonesia di laga Piala AFF, Mursyid Effendi yang sangat mencoreng nama Indonesia di kancah Internasional, dan juga FIFA sempat memberikan sanksi terhadap pemain. Saat itu tim Garuda datang dengan 24 pemain, hal ini termasuk Gendut Doni Christiawan yang menggantikan Bambang Pamungkas yang kala itu batal bergabung. Pertandingan pertama tim Indonesia cukup memiliki performa yang bisa dibilang terbaik, sehingga berhasil menghadapi dan mengalahkan Filipina sebagai penantang pertamanya. Pemain Indonesia yang diturunkan di lini depan saat itu adalah Kurniawan Dwi Yulianto dan Miro Baldo Bento. Hasil dari pertandingan ini sangat memuaskan, karena Tim Indonesia berhasil meraih tiga gol tanpa balas. Penyetak skor saat itu adalah Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Eko Purdijanto, yang dengan mudah mencuri poin dari tim Filipina.

Setelah berhasil mengalahkan Filipina, Tim Indonesia juga berhasil mendapatkan kemenangan dari Myanmar dengan skor yang cukup fantastis yaitu 5-0. Kemenangan apik tersebut juga didukung oleh pemain-pemain Indonesia seperti duet Kurniawan Dwi Yulianto dan Gendut Doni, yang berhasil memukau selama jalannya pertandingan. Masing-masing dari pemain ini berhasil mencetak dua buah gol, disusul dengan gol tambahan dari Uston Nawawi. Kemenangan ini membuat Tim Indonesia berhasil maju hingga semifinal Piala AFF sebagai runner up grup A. Di Pertandingan selanjutnya Indonesia harus menelan pil pahit dengan kalah dari Thailand dengan skor 4-1.

Namun dengan kekalahan tim Indonesia di fase grup, Indonesia masih berhak melanjutkan langkah ke semifinal karena terlah mendapatkan kemenangan besar di dua pertandingan sebelumnya, masuk ke babak empat besar dan menghadapi Vietnam. Perrtamdingan menghadapi Vietnam cukup sulit, karena tim Indonesia terus ditahan imbang dengan skor dua sama hingga peluit akhir dibunyikan. Namun tak putus asa, tim Indonesia berhasil membobol Vietnam dengan gol tambahan di babak tambahan yang dilakukan oleh Gendut Doni pada menit ke 120.

Berhasil lolos, tim Indonesia dihadapkan kembali oleh tim Thailand yang sebelumnya berhasil mengalahkan Malasyia. Kejadian terulang kembali seperti masa grup, tim Thailand berhasil mencuri skor peniuh 4-1. Pemain Thailand, Worrawoot Srimaka berhasil mencetak hattrick ke gawang Indonesia dan menjadi mimpi buruk tim Indonesia, terlebih lagi hal tersebut berhasil membuat pemain Thailand ini mengejar Gendut Doni dalam daftar pencetak gol terbanyak Piala AFF 2000.

Manajerial Tim yang Buruk

Tidak dipungkiri, kekalah pada fase grup oleh Thailand membuat sang manajer Muhammad Zein mengambil keputusan untuk mengistirahatkan pelatih kepala yaitu Nandar Iskandar. Tentunya pengistiraatan ini membawa dampak yang cukup siginifikan kepada performa para pemain. Pada saat itu ada rumor yang mengabarkan bahwa ada ketidakcocokan gaya kepelatihan sang pelatih dengan para pemain. Namun besar diduga pemulangan lebih cepat ini dikarnakan timbulnya kekecewaan terhadap kekalahan telak tim Indonesia di fase grup. Kekalahan tim Indonesia menghadapi Thailand untuk kedua kalinya, bisa saja karena buruknya sistem manajerial yang dilakukan.

About

POST YOUR COMMENTS